Macam-Macam Novel

Suatu hari saya terkesima dengan salah satu wanita manis yang sedang duduk mematung tanpa ada sedikitpun gerakan. Bahkan derap langkah yang sengaja saya gesekan sedemikian kerasnya nyaris tidak memberikan reaksi apa-apa padanya. Ada semacam pertanyaan yang menusuk-nusuk pada ingatan saya pada waktu itu. Apa sebenarnya yang terjadi pada wanita manis ini. Akhirnya, saya dapat sekilas ke arah mana matanya tertuju, yaitu ke arah buku yang mana itu adalah buku dalam bentuk novel.

Menyadari fakta diatas saya menjadi bertanya-tanya apa sebenarnya daya tarik buku dalam bentuk novel tersebut? Sehingga seolah dia ditarik dari dunianya dan ikut bergabung dengan dunia imajinasi yang diciptkan oleh pengarang novel. Hal ini menjadi menarik kalau kemudian kita menyadari bahwa novel ini juga mampu memberikan fungsi lain yang selama ini tidak kita bayangkan. Nah, maka kesempatan ini izinkan saya mengupas tentang novel dan macam-macam novel. Sebelum itu, yuk kita intip dulu pengertian novel dan asal usulnya!

Pengertian Novel

Novel merupakan karya sastara yang berbentuk prosa yang memiliki unsur pembentuk intrinsic dan ekstrinsik. Novelis merupakan sebutan bagi penulis yang menulis novel. salah satu yang membedakan novel dengan karya sastra lain adalah Isi dalam sebuah novel lebih panjang dan lebih kompleks dan juga tidak memiliki batasan struktural dan sajak.

Sebuah novel tersebut biasanya menceritakan/ mengilustrasikan /  menggambarkan mengenai suatu kehidupan manusia yang berinteraksi atau berhubungan dengan lingkungan serta juga sesamanya.

Penulis novel biasanya berusaha dengan maksimal untuk dapat memberikan arahan untuk para pembaca untuk dapat mengetehui pesan tersebunyi yang dibuat penulis yang mana hal ini juga berlaku pada macam-macam novel.

Selain itu, para ahli memiliki penjelasan tersendiri mengenai novel. Dibawah ini adalah penjelasan mengenai pengertian novel yang dikemukakan oleh beberapa para ahli, yaitu :

  1. Pengertian Novel Menurut Drs. Jakob Sumardjo Novel ialah sebuah bentuk sastra yang sangat populer di dunia, Bentuk sastra yang satu ini paling banyak beredar serta juga dicetak sebab daya komunitasnya yang sangat luas di dalam masyarakat.
  2. Pengertian Novel Menurut Drs, Rostamaji, M.Pd Novel ialah sebuah karya sastra yang memiliki dua (2) unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik yang mana kedua unsur tersebut itu saling berkaitan karena kedua unsur tersebut saling berpengaruh dalam sebuah karya sastra.
  3. Pengertian Novel Menurut Paulus Tukam, S.Pd Novel ialah sebuah karya sastra yang berbentuk prosa serta terkandung unsur-unsur intrinsik di dalamnya.
  4. Pengertian Novel Menurut Dr. Nurhadi Novel ialah sebuah bentuk karya sastra yang di dalamnya itu terdapat nilai-nilai budaya, sosial, pendidikan, serta moral.

Selain pengeritan, penting juga memperhatikan mengenai ciri-ciri macam-macam novel. Berikut ciri-ciri novel yang dibagi kedalam 3 bagian.

www.pexels.com

Ciri – Ciri Umum dalam Novel Bagian I :

  • Jumlah kata dalam novel lebih dari 35.000 kata.
  • Terdiri dari setidaknya itu 100 halaman.
  • Durasi dakan membaca novel itu setidaknya 2 jam atau 120 menit.
  • Ceritanya lebih dari satu impresi, efek, serta emosi.
  • Alur cerita cukup kompleks dalam novel.
  • Seleksi cerita dalam karya sastra novel lebih luas.
  • Ceritanya lebih panjang, namun tetapi banyak juga kalimat yang di ulang-ulang.
  • Novel ditulis dengan narasi kemudian di dukung dengan deskripsi dalam menggambarkan atau mengilustrasikan situasi dan kondisi yang ada di dalamnya.

Ciri – Ciri Novel Angkatan 20 dan 30-an Bagian II:

  • Mempunyai tema masalah adat serta kawin paksa.
  • Umumnya berisi kritikan terhadap adat tempo dulu.
  • Tokoh yang diceritakan dari muda sampai meninggal dunia.
  • mempunyai bahasa yang kaku dan statis.
  • Bahasanya yang santun.
  • mempunyai konflik disebabkan oleh perselisihan dalam memilih nilai kehidupan.
  • Menggunakan kata-kata yang berlebihan.

Ciri – Ciri Novel Remaja Bagian III:

  • Kebanyakan bertemakan mengenai pertemanan atau persahabatan dan tentu percintaan.
  • Bahasa yang digunakan juga bahasa sehari-hari yang digunakan oleh remaja.
  • selebihnya sama dengan ciri novel umum

Pada macam-macam novel juga ditemukan adanya struktur novel. Berikut ini adalah struktur novel yang mana menjelaskan sebagai berikut ini:

  • Abstrak – merupakan bagian ringkasan isi cerita yang biasanyaitu dapat ditemukan pada bagian awal /pertama cerita dalam novel.
  • Orientasi – merupakan bagian penjelasan tentang latar waktu serta suasana. Seperti misalnya terjadinya cerita, kadang juga bisa berupa pembahasan penokohan atau perwatakan.
  • Komplikasi – merupakan suatu urutan kejadian yang dihubungkan dengan adanya sebab akibat, yangman tiap-tiap peristiwa atau kejadian itu terjadi karena adanya sebab serta mengakibatkan munculnya kejadian atau peristiwa yang lainnya.
  • Evaluasi  – merupakan bagian yang mana konflik yang terjadi pada tahap komplikasi itu terarah menuju pada titik tertentu.
  • Resolusi – merupakan suatu bagian dalam novel yang memunculkan solusi atas sebuah masalah / konflik yang sedang terjadi.
  • Koda – merupakan suatu bagian akhir atau penutup cerita didalam novel.
www.pexels.com

Selain struktur novel agar memahami macam-macam novel perhatikan juga terkait jenis-jenis novel. Adapun jenis-jenis novel yang dimaksud seperti berikut ini.

  • Jenis Jenis Novel Dengan Berdasarkan Nyata atau Tidaknya Peristiwa atau Kejadian:
  1. Novel Fiksi, ialah karya sastra novel yang tidak terjadi dalam kehidupan nyata.
  2. Novel Non Fiksi, ialah karya sastra novel yang pernah terjadi dalam kehidupan nyata.
  • Jenis Jenis Novel Berdasarkan Genre Ceritanya :
  1. Novel Romantis – ialah novel yang menceritakan kisah atau cerita mengenai kasih sayang atau cinta.
  2. Novel Horror – ialah novel yang menceritakan kisah atau cerita mengenai hal yang sangat menyeramkan serta menakutkan.
  3. Novel Komedi – ialah novel yang menceritakan kisah atau cerita mengenai hal-hal yang lucu.
  4. Novel Inspiratif – ialah sebuah novel yang menceritakan kisah atau cerita inspiratif.
  • Jenis Jenis Novel Berdasarkan Isi dan Tokoh :
  1. Novel Teenlit – ialah novel yang berisi mengenai remaja.
  2. Novel Songlit – ialah novel yang diambil dari sebuah lagu.
  3. Novel Chicklit – ialah novel yang berisi mengenai perempuan muda.
  4. Novel Dewasa – ialah novel yang berisi mengenai cerita orang dewasa.

Didalam novel terdapat unsur-unsur pembentuk, unsur tersebut terbagi menjadi dua yakni unsur intrinsik dan ekstrinsik, berikut ini merupakan penjelasannya :

  1. Unsur Intrinsik
  • Tema

Tema ialah pokok-pokok permasalahan yang terdapat didalam karya sastra novel yang terlah dibuat oleh penulis.

  • Penokohan

Penokohan ialah suatu pemberian watak atau karakter kepada pada tiap-tiap pelaku dalam sebuah cerita. Para tokoh tersebut bisa diketahui karakternya dari ciri fisik, lingkungan tempat tinggal, dan juga dengan cara bertindaknya.

  • Alur

Alur ialah suatu rangkaian-rangkaian peristiwa atau kejadian yang membentuk jalannya cerita dala karya sastra novel. Tahap alur tersebut  meliputi pengenalan, penampilan masalah, pemunculan konflik, puncak ketegangan, peleraian, serta juga penyelesaian. Alur tersebut dibedakan menjadi dua bagian, yaitu alur maju serta alur mundur.

  1. Alur maju ialah suatu peristiwa yang bergerak dengan secara bertahap dengan berdasarkan urutan kronologis menuju alur cerita.
  2. Alur mundur ialah rangkaian peristiwa atau kejadian yang terjadi karena ada kaitannya dengan peristiwa atau kejadian yang sedang berlangsung.
www.pexels.com
  • Gaya Bahasa

Gaya bahasa ialah alat utama penulis dalam menjelaskan mengilustrasikan menggambarkan dan juga menghidupkan cerita dengan secara estetika. Jenis-jenis gaya bahasa antara lainnya ialah sebagai berikut:

  1. Personafikasi

Yaitu suatu gaya bahasa yang medeskripsikan macam-macam benda mati dengan cara memberikan berbagai macam sifat-sifat seperti manusia.

  1. Simile (Perumpamaan)

Merupakan gaya bahasa yang mendeskripsikan sesuatu dengan pengibaratan atau juga perumpamaan.

  1. Hiperbola

Merupakan suatu gaya bahasa yang mendeskripsikan sesuatu dengan secara berlebihan dengan tujuan untuk memberikan efek yang berlebihan.

  • Latar atau Setting

Latar merupakan penggambaran terjadinya suatu kejadian atau peristiwa dalam sebuah cerita itu meliputi waktu, tempat, dan suasananya.

  • Sudut Pandang

Sudut pandang ialah suatu penempatan diri pengarang /penulis dan juga cara penulis itu dalam melihat berbagai macam peristiwa atau kejadian dalam cerita yang di paparkannya kepada tiap-tiap pembaca.

  • Amanat

Amanat ialah sebuah pesan yang disampaikan, yang terdapat dalam karya sastra dalam sebuah novel. Dalam jenis lain misalnya artikel juga terdapat pesan hanya cara penyampaian dan unsur-unsrunya berbeda. Untuk hal itu bisa dilihat di Jasa Penulis Artikel.

Sedangkan unsur-unsru ekstrinsik novel adalah sebagai berikut:

  1. Sejarah atau Biografi Pengarang

Umumnya sejarah atau biografi penulis novel itu sangat berpengaruh pada jalan cerita atau alur cerita yang terdapat dalam sebuah novel.

  1. Situasi dan Kondisi

Situasi dan kondisi dengan secara tidak langsung ataupun langsung akan berpengaruh pada hasil karya sastra novel.

  1. Nilai-Nilai dalam Cerita

Dalam sebuah karya sastra tersebut mengandung nilai-nilai yang dapat atau bisa disisipkan oleh penulisnya. Nilai-nilai itu antara lainnya adalah sebagai berikut:

  • Nilai moral – yaitu suatu nilai yang berkaitan dengan akhlak atau juga kepribadian seseorang. Baik itu entah baik ataupun buruk.
  • Nilai sosial – yaitu nilai yang berkaitan dengan norma-norma yang ada didalam kehidupan bermasyarakat.
  • Nilai budaya – adalah suatu konsep masalah dasar yang sangat penting serta juga mempunyai nilai dalam kehidupan manusia.
  • Nilai estetika – yaitu nilai yang berkaitan dengan seni serta juga estetika dalam sebuah karya sastra.
www.pexels.com

Macam-Macam Novel Ditinjau dari Genrenya

Genre, merupakan istilah serapan untuk ragam yang terbagi dalam bentuk seni atau tutur tertentu menurut kriteria yang sesuai untuk bentuk tersebut. Dalam semua jenis seni, genre adalah suatu kategorisasi tanpa batas-batas yang jelas. Genre terbentuk melalui konvensi, dan banyak karya melintasi beberapa genre dengan meminjam dan menggabungkan konvensi-konvensi tersebut. Lingkup kata “genre” biasanya dibatasi pada istilah dalam bidang seni dan budaya. Genre dalam tulisan dibedakan dalam kategori Non Fiksi dan Fiksi.

Berikut ini adalah pembagian kategori genre:

Non-fiksi

adalah sebuah genre yang berisi tentang tulisan-tulisan yang tidak terlalu membutuhkan imajinasi. Pada genre ini, isi tulisan biasanya memuat narasi kepenulisan ilmiah, artikel, tips dan trik, catatan bersejarah.

Fiksi

Fiksi adalah sebuah genre yang biasanya berupa cerita yang membutuhkan imajinasi dalam pengolahannya. Berikut adalah jenis-jenis genre fiksi:

  1. Sci-fi

adalah science (sains, iptek) dan fiction (fiksi). dalam sci-fi, dunia yang terbangun adalah dunia yang memiliki konsep teknologi dan sains ilmiah yang belum tentu ada di dunia nyata. genre Sci-fi dilihat dari teknologinya : cyberpunk, steampunk, atau cerita lintas galaksi. contoh sci-fi : Serenity, Matrix, Back to the future.

  1. Horor

adalah jenis genre yang cerita dan plotnya dibangun sedemikian rupa sehingga mampu memberikan rasa ngeri pada pembaca/penonton. Horor bisa berisi tentang makhluk-makhluk halus yang suka meneror, tapi bisa juga berisi tentang pembunuh berantai yang memberikan kesan ngeri. Namun perlu diingat bahwa cerita yang memiliki setan di dalamnya, belum tentu termasuk dalam genre horor. Sebuah cerita hanya bisa dikatakan Horor apabila mampu memberikan kesan “ngeri” dan “teror” bagi pembaca. contoh : the ring, saw, final destination, drag me to hell.

  1. Fantasi

adalah genre yang memiliki unsur magis dan supernatural, berkecimpung dalam dunia yang kelihatannya serba surealis namun sebenarnya sangat logis. Fantasi adalah sebuah bentuk manifestasi kreativitas tingkat tinggi yang menuntut imajinasi bebas sebebasnya, namun juga tetap logis dan rasional. contoh : lord of the ring, harry potter, enchanted, cerita-cerita mitologi, Berserk (ada unsur horor = dark fantasi)

  1. Romance

adalah genre yang sebenarnya mengangkat kehidupan sehari-hari. di dalam romance ada unsur keseharian yang belakangan ini disebut slice of life. Romance konon memiliki ciri khas dimana diksi-diksi yang tertulis di dalamnya terbaca begitu puitis dan romantis sehingga mampu menciptakan suasana heart-warming yang mengakibatkan pembacanya dapat menikmati keindahannya. adapun bagian hidup yang selalu dirasakan setiap orang adalah jatuh cinta, melihat cinta dan cinta. contoh : Ayat-ayat cinta, Biarkan kereta itu berlalu, Karmila, Tenggelamnya Kapal Van der Vick

www.pexels.com
  1. Fanfiction

adalah sebuah cerita yang dibuat sebagai tribute untuk sesuatu yang memiliki copy right, alias sesuatu yang sudah ada. Mengurai dari makna katanya, fan = fans, fiction = fiksi. Fanfiction bisa berarti “imajinasi fans”. Jadi apabila kau membuat cerita berdasarkan boyband atau film animasi favoritmu, dan masih menggunakan dunia, konsep, karakter dan beberapa aspek cerita aslinya, itu disebut fanfiction.

  1. Humor

adalah genre yang menekankan pada unsur komedi dan parodi. Humor lebih menekankan pada unsur jenaka dan bertujuan utama untuk membuat pembaca menjadi tertawa dan terhibur. Beberapa penulis menggunakan trik seperti menggunakan bahasa gaul atau bahasa slang dan susunan kalimat seperti ucapan sehari-hari yang terkesan ngawur dan ringan. Namun sesungguhnya humor juga bisa menjadi jenaka dengan tetap menggunakan kata-kata sastra. contoh : Kambing Jantan (tapi ragu juga ini fiksi atau non fiksi), Sketsa

  1. Misteri

Misteri belum tentu horor. Misteri adalah cerita yang bertugas untuk membuat pembaca merasa penasaran sepanjang cerita karena banyak hal yang ditutupi dan terbongkar satu persatu. Cerita misteri menekankan pada unsur twist dan membutuhkan trick yang kuat untuk mempertahankan kemisteriannya. Chekov gun, red herring seringkali adalah teknik yang dipakai para penulis misteri dalam menuliskan cerita genre ini. contoh : sherlock holmes, detective conan.

  1. Historical Fiction

Adalah sebuah genre cerita yang memiliki setting di dunia sesungguhnya, namun di masa yang berbeda. biasanya di masa lampau. menulis genre ini tidak boleh sembarangan kecuali penulis memiliki teori lain mengenai fakta yang telah terjadi. Bila ingin sukses menuliskan cerita pada genre ini, seorang penulis harus memiliki riset yang sangat kuat. contoh : The Death to Come

  1. Adventurre

adalah sebuah genre bertema petualangan. Sebuah petualangan tidak harus mengembara ke tempat yang jauh, tapi bisa memiliki sebuah peristiwa yang mampu mengubah sesuatu, baik itu diri sendiri atau orang lain. Petualangan adalah kejadian/peristiwa penting yang terjadi dalam hidup seseorang. contoh : lima sekawan, Icylandar (fantasi juga). Sebuah cerita sangat mungkin memiliki multi-genre, terutama fantasi dan romance.

Nah demikianlah tulisan ini yang memaparkan tentang novel, segala hal yang membangun novel beserta macam-macam novel. Untuk mengkomparasikan tulisan lainnya bisa juga memberdayakan Jasa Penulis Artikel. Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *